<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Risa Amrikasari</title>
	<atom:link href="http://amrikasari.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amrikasari.wordpress.com</link>
	<description>Personal Blog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Oct 2010 18:12:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='amrikasari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Risa Amrikasari</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://amrikasari.wordpress.com/osd.xml" title="Risa Amrikasari" />
	<atom:link rel='hub' href='http://amrikasari.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>IPAS Institute Bantu Pemerintah Sosialisasikan Perlindungan HAKI</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/10/27/ipas-institute-bantu-pemerintah-sosialisasikan-perlindungan-haki/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/10/27/ipas-institute-bantu-pemerintah-sosialisasikan-perlindungan-haki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 17:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Kesowo]]></category>
		<category><![CDATA[dwiyanto prihartono]]></category>
		<category><![CDATA[HAKI]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[risa amrikasari]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar HKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 22 Oktober, 2010 IPAS Institute - Bertempat di Restaurant Sindang Reret, Jakarta, IPAS Institute menggelar sosialisasi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual bagi Mahasiswa dengan tema “Dialog Interaktif Mahasiswa Peduli Hak Kekayaan Intelektual.” Acara yang diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa, dosen dari 17 perguruan tinggi di Jakarta, dan juga kalangan profesional yang berkaitan dengan dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=179&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#e5efb2;">Jakarta, 22 Oktober, 2010</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;"><em><strong>IPAS Institute </strong></em>- Bertempat di Restaurant Sindang Reret, Jakarta, IPAS Institute  menggelar sosialisasi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual bagi  Mahasiswa dengan tema “Dialog Interaktif Mahasiswa Peduli Hak Kekayaan  Intelektual.” Acara yang diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa, dosen  dari 17 perguruan  tinggi di Jakarta, dan juga kalangan profesional yang  berkaitan dengan  dunia hak kekayaan intelektual, baik sebagai  pencipta, maupun kalangan  yang berhubungan dengan karya-karya  intelektual berlangsung sukses mengingat target audiens yang melebihi  kapasitas yang disediakan.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='497' height='310'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/vZcGyVWs11o?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/vZcGyVWs11o?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='497' height='310' wmode='opaque'></embed> </object></span></span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Salah satu tonggak penting kemajuan suatu negara adalah kemampuan  dalam penguasaan teknologi dan karya-karya intelektual. Mengacu pada hal  tersebut, upaya perlindungan terhadap hak atas kekayaan intelektual  sudah saatnya menjadi perhatian, kepentingan, dan kepedulian semua pihak  agar tercipta kondisi yang kondusif bagi tumbuh berkembangnya kegiatan  inovatif dan kreatif yang menjadi syarat batas dalam menumbuhkan  kemampuan penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Ditegakkannya hukum hak atas kekayaan intelektual harapannya dapat  mendorong motivasi bagi semua pihak sesuai dengan bidang tugas dan  profesinya masing-masing untuk tumbuh dan berkembang sebagai manusia  yang kreatif dan inovatif. Penghargaan yang sesuai berdasarkan  dasar-dasar keadilan dari segi hukum dan sosio-ekonomik menjadi kekuatan  penarik untuk menekuni bidang tugas dan profesi secara maksimal. Lebih  jauh lagi, perlindungan hak kekayaan intelektual pada saatnya akan mampu  menciptakan produktivitas kerja yang tinggi pada masyarakat.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Atas dasar pemikiran itulah <strong>Risa Amrikasari, seorang  Konsultan HKI</strong>, menggagas sebuah acara bertajuk ‘Dialog  Interaktif – Mahasiswa Peduli Hak Kekayaan Intelektual’.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Melalui kolaborasi antara <strong>IPAS Institute (Intellectual  Property rights Advisory Services) </strong>yang diketuai oleh <strong>R.  Dwiyanto Prihartono, SH </strong>dan <strong>DPC Permahi Jakarta</strong>,  acara yang bertujuan mensosialisasikan pengetahuan di bidang Hak  Kekayaan Intelektual secara cuma-cuma ini digelar pada tanggal 22  Oktober 2010. Tanggal ini dipilih bukan tanpa maksud, tetapi merupakan  tanggal yang bertepatan dengan hari ulang tahun Risa Amrikasari. Pada  tahun-tahun sebelumnya acara yang diselenggarakannya biasanya lomba  menulis yang kemudian diterbitkan menjadi buku, tetapi khusus tahun ini  dipilih kegiatan dengan variasi baru yang diharapkan membawa manfaat  kepada lebih banyak orang.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Ide acara ini juga tidak terlepas dari latar belakang pengetahuan  hukum dan Hak Kekayaan Intelektual yang dipelajarinya selama ini,  sehingga kesadaran hukum merupakan salah satu faktor penting yang perlu  didorong. idealnya untuk mencapai kondisi yang kondusif bagi tumbuh  berkembangnya kegiatan inovatif dan kreatif dalam skala nasional, segala  lapisan masyarakat setidaknya memiliki informasi yang cukup untuk  mengetahui bagaimana hukum mengatur tentang hak kekayaan intelektual. Di  sisi lain disadari bahwa tentang hak kekayaan intelektual masih jauh  dari populer bagi masyarakat awam, oleh karenanya masih perlu  diselenggarakan dialog-dialog secara intensif antar masyarakat dan  pakar.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;"><a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/10/26.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-185" title="26" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/10/26.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Dengan maksud tersebut, DR. Bambang Kesowo, SH, LL.M, telah diundang  untuk menjadi pembicara dalam acara dialog interaktif ini. Beliau adalah  seorang pakar Hak Kekayaan Intelektual yang juga perunding antara  Pemerintah Indonesia dan organisasi dunia di bawah Perserikatan  Bangsa-bangsa (PBB). Ia juga sebagai perunding dalam Patent Law Treaty  (WIPO/PBB) dan Wakil Ketua Delegasi RI dalam Konferensi Diplomatik I Den  Haag (1990); Trademark Law Treaty (WIPO/PBB, 1995); masalah HAKI antara  RI dan Departemen Perdagangan AS; persetujuan perlindungan hak cipta  RI-Masyarakat Eropa/AS/Australia/Inggris; dan kerja sama HAKI APEC.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Mengenai audiens, salah satu segmen yang dipandang penting dalam  masyarakat adalah MAHASISWA, sebagai kader profesi di masa depan akan  punya kepentingan baik untuk kepentingan melindungi karya intelektualnya  sendiri juga sekaligus berfungsi untuk melakukan sosialisasi  pengetahuan dan kampanye perlindungan hak kekayaan intelektual.  Sementara itu disadari bahwa cukup banyak  mahasiswa yang belum cukup  memahami dan mentaati peraturan di bidang hak kekayaan intelektual,  serta belum betul-betul menyadari manfaat melindungi hak kekayaan  intelektual. Forum dialog hukum apalagi spesifik tentang hak kekayaan  intelektual juga masih amat terbatas, dampaknya peningkatan kesadaran  ataupun pemahaman mahasiswa terhadap hak kekayaan intelektual belum  dapat dikatakan memadai. Dengan demikian perlu ada inisiatif dan peran  masyarakat untuk  meningkatkan pemahaman peraturan di bidang hak  kekayaan intelektual, harapannya agar mahasiswa memiliki peningkatan  pengetahuan terus-menerusdan mengenal lebih baik tentang perlindungan   hak kekayaan intelektual. Manfaat lebih lanjut adalah mahasiswa sebagai  segmen masyarakat yang berpotensi besar sebagai generasi penerus harapan  bangsa yang akan menghasilkan karya-karya yang mengandung unsur  kekayaan intelektual juga mengerti cara untuk melindungi kekayaan  intelektualnya. Terakhir, juga diharapkan mahasiswa akan dapat membantu  melakukan sosialisasi dan mengembangkan sikap menghargai akan  kreatifitas dan kekayaan intelektual dalam skala nasional dan  internasional.</span></p>
<p><span style="color:#e5efb2;">Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi para peserta  khususnya, dan bagi masyarakat pada umumnya.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=179&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/10/27/ipas-institute-bantu-pemerintah-sosialisasikan-perlindungan-haki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/10/26.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Call, My Committment</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/10/07/170/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/10/07/170/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 09:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Kesowo]]></category>
		<category><![CDATA[HKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kekayaan Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[risa amrikasari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Panggilan jiwa itu datang begitu saja bertahun-tahun lalu. Saya bosan dengan ritual ulang tahun yang hanya menghamburkan uang tak berbekas selain kegembiraan sesaat. Kumpul, makan, nyanyi, ketawa-ketiwi, lalu lenyap seiring dengan malam menjelang. Useless. What a waste of money. Saya terus berpikir, apa yang bisa saya lakukan untuk merayakan bertambahnya usia saya. Setidaknya sesuatu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=170&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Panggilan jiwa itu datang begitu saja bertahun-tahun lalu. Saya bosan dengan ritual ulang tahun yang hanya menghamburkan uang tak berbekas selain kegembiraan sesaat. Kumpul, makan, nyanyi, ketawa-ketiwi, lalu lenyap seiring dengan malam menjelang. Useless. What a waste of money.</p>
<p><a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/10/mcmc.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-171" title="mcmc" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/10/mcmc.jpg?w=188&#038;h=135" alt="" width="188" height="135" /></a> Saya terus berpikir, apa yang bisa saya lakukan untuk merayakan bertambahnya usia saya. Setidaknya sesuatu yang bermanfaat bagi orang-orang di sekeliling saya. Lalu saya teringat kebiasaan saya menulis. Saya melihat banyak orang mulai rajin menulis online di blog. Tetapi tulisan mereka seolah-olah hanya sebuah tulisan yang dibuat untuk sekedar menjaga ritme kunjungan pembaca, ataupun menunjukkan bahwa mereka tetap aktif di blog. Tak ada tujuan pasti. Padahal, tulisan di blog sangat ampuh untuk menyebarkan informasi.</p>
<p>Di sebuah komunitas blog semua bermula, di tahun 2006. Diawali dengan kompetisi menulis para blogger, saya mulai meniti tujuan hidup saya ke depan. Saya mulai mengenali panggilan jiwa saya. Dunia tulis menulis, dan segala hal yang berhubungan dengan edukasi publik. Mungkin hanya sedikit orang yang percaya niat tulus saya. Tapi tak apa. Saya dan niat tulus saya adalah sesuatu yang tak memerlukan persetujuan orang lain untuk tetap menjalankannya. Selama saya masih mampu untuk berkiprah pada misi saya, maka semua itu akan saya jalani. Saya beruntung memiliki pasangan yang sangat mengerti dan mendukung visi dan misi saya. Juga para sahabat yang senantiasa mendukung setiap rencana-rencana saya.</p>
<p>Kini, langkah saya semakin mantap untuk terus memberikan karya-karya dan buah pemikiran saya bagi perkembangan kemajuan berpikir generasi muda di sekitar saya. Tak perlu bermuluk dengan rencana-rencana besar, karena semua yang besar juga diawali dengan hal kecil. Dan inilah yang akan saya lakukan untuk tetap konsisten menjalankan misi mengedukasi masyarakat awam hukum.</p>
<p>Di hari ulang tahun saya yang ke 41 pada tanggal 22 Oktober nanti, saya ingin melangkah lebih, bukan lagi sekedar mengadakan kompetisi menulis. 5 buah buku sudah saya terbitkan dari hasil kompetisi menulis yang saya adakan yang semuanya saya dedikasikan untuk para blogger dalam komunitas saya, dan dunia edukasi publik pada umumnya.</p>
<p>Kini, sejalan dengan profesi saya sebagai Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, kali ini saya telah mempersiapkan sebuah acara, yaitu : <strong>“Dialog Interaktif &#8211; Mahasiswa Peduli Hak Kekayaan Intelektual”</strong> dengan pembicara tunggal <strong>Dr. Bambang Kesowo, SH, LL.M,</strong> seorang ahli HKI yang boleh dikatakan merupakan ‘Eyangnya HKI di Indonesia’. Acara ini GRATIS bagi semua mahasiswa yang sudah mendaftar pada panitia pelaksana IPAS Institute yang bekerjasama dengan DPC Permahi Jakarta.</p>
<p>Tak semua hal harus dinilai dengan uang, dan tak semua yang gratis berarti ‘gampangan’. Mahasiswa yang cerdas dan menghargai kemampuan intelektualnya, pasti paham maksud saya.</p>
<p>Saya berharap, kesempatan yang baik untuk menambah ilmu ini dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa, generasi penerus bangsa yang paham betul bahwa melindungi Hak Kekayaan Intelektual mereka adalah hal yang sangat penting.</p>
<blockquote><p>“Saat kita bicara soal intelektualitas, saat itu pulalah kita berbicara soal kemampuan tertinggi yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya yang juga sama-sama memiliki otak tetapi tak dapat mempergunakan otaknya untuk berpikir dan menghasilkan karya-karya yang mengagumkan.”</p></blockquote>
<p>Komitmen saya tak akan mati. Bagi saya, komitmen adalah sesuatu yang mengalir dalam darah, membuat kecanduan, dan tak ada yang dapat menghentikannya selain diri sendiri. Dan saat ini, saya sedang kecanduan untuk tetap menjalankan misi saya dengan segenap kemampuan yang ada!  Salam!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/170/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=170&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/10/07/170/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/10/mcmc.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mcmc</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>http://tempointeraktif.com/hg/buku/2010/06/25/brk,20100625-258362,id.html</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/06/25/httptempointeraktif-comhgbuku20100625brk20100625-258362id-html/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/06/25/httptempointeraktif-comhgbuku20100625brk20100625-258362id-html/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 05:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[http://www.tempointeraktif.com/hg/buku/2010/06/25/brk,20100625-258362,id.html<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=167&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tempointeraktif.com/hg/buku/2010/06/25/brk,20100625-258362,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/buku/2010/06/25/brk,20100625-258362,id.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=167&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/06/25/httptempointeraktif-comhgbuku20100625brk20100625-258362id-html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: GOOD LAWYER Season 2 &#8211; proudly launch 11 June 2010 ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/05/21/good-lawyer-season-2-proudly-launch-11-june-2010/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/05/21/good-lawyer-season-2-proudly-launch-11-june-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 05:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=161&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_162" class="wp-caption aligncenter" style="width: 489px"><a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/05/okcoverfinals.jpg"><img class="size-large wp-image-162 " title="OKCOVERFINALs" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/05/okcoverfinals.jpg?w=479&#038;h=340" alt="GOOD LAWYER Season 2" width="479" height="340" /></a><p class="wp-caption-text">GOOD LAWYER Season 2</p></div>
<p style="text-align:center;">
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='497' height='310'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/jceEI1iEA5M?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/jceEI1iEA5M?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='497' height='310' wmode='opaque'></embed> </object></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=161&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/05/21/good-lawyer-season-2-proudly-launch-11-june-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/05/okcoverfinals.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OKCOVERFINALs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Failed &#8211; SEO Contest ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/05/13/failed-seo-contest/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/05/13/failed-seo-contest/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 07:17:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Kegagalan memang bukan target dari suatu project, dan selalu menjadi satu hal yang paling ditakuti. Saya baru saja mengalami kegagalan dalam kompetisi SEO yang saya adakan. Meski saya seorang blogger, saya memang bukan seseorang yang bisa online 24 jam sehari di depan komputer untuk dapat berseluncur di dunia maya. Tanpa bermaksud menyalahkan siapapun atas kegagalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=150&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegagalan memang bukan target dari suatu project, dan selalu menjadi satu hal yang paling ditakuti. Saya baru saja mengalami kegagalan dalam kompetisi SEO yang saya adakan. </p>
<p>Meski saya seorang blogger, saya memang bukan seseorang yang bisa online 24 jam sehari di depan komputer untuk dapat berseluncur di dunia maya. Tanpa bermaksud menyalahkan siapapun atas kegagalan ini kecuali diri saya sendiri, sejujurnya saya hanya tahu soal SEO dari Mbak Ajeng, dan mengikuti saran beliau untuk mengadakan kompetisi seperti ini. Awalnya saya hanya ingin mengadakan book review contest karena lebih simple dan saya yakin tidak semua blogger tahu banyak mengenai teknis SEO. Tetapi tak ada salahnya kan mengikuti saran baik dan mencoba hal baru? But this is it, saya juga harus menerima jika hasilnya di luar perkiraan saya. Saya tidak menemukan banyak peserta yang mengikuti kompetisi ini, hingga hanya 3 link yang berhasil saya temukan. Saya juga tidak menerima e-mail pemberitahuan bahwa peserta sudah mengikuti kompetisi ini. Terima kasih banyak kepada Mbak Ajeng dan Gajah Pesing yang sudah berusaha semaksimal mungkin membantu saya, juga teman-teman blogger yang tetap mendukung aktifitas saya! I really appreciate it, guys!</p>
<p>Anyway, saya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi 3 blogger yang link-nya berhasil saya temukan sendiri. Link-link ini sudah saya pasang di profile facebook saya. Dan karena kegagalan kompetisi ini, saya tidak bisa melakukan penjurian seperti yang dipersyaratkan sebelumnya. Oleh karenanya kepada 3 peserta ini saya akan memberikan hadiah apresiasi sebesar masing-masing Rp. 500,000 (Lima Ratus Ribu Rupiah) atas jerih payah mereka. Berikut adalah link-link tersebut :</p>
<p>http://blog.wongsableng.com/kompetisi-risa-amrikasari-especially-for-you.html</p>
<p>http://blog.didut.net/2010/04/20/kompetisi-risa-amrikasari-especially-for-you</p>
<p>http://banggabangsaku.wordpress.com/2010/04/25/kompetisi-risa-amrikasari-especially-for-you/</p>
<p>Mohon maaf jika telah terjadi ke-tidaknyamanan, dan mudah-mudahan di kompetisi mendatang akan lebih baik lagi. Bagi yang link-nya tertulis di atas, harap mengirimkan nomor rekening untuk mengirimkan hadiahnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=150&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/05/13/failed-seo-contest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Kontes SEO dan Book-Review Rose Heart ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/26/kontes-seo-dan-book-review-rose-heart/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/26/kontes-seo-dan-book-review-rose-heart/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 13:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sukses “Kontes Berfoto Cantik Bersama ‘Jeung EfY” kembali ROSE HEART WRITERS mengadakan Kompetisi Resensi Buku ‘Especially For You’ karangan Risa Amrikasari aka Rose Heart dengan misi buku meningkatkan rasa percaya diri, kualitas, dan terutama kebebasan berpikir para perempuan di Indonesia. Sejalan dengan Kontes SEO yang diadakan Komunitas Blogger Bekasi yang bertajuk Blogger Bersih Partisipasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=138&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sukses “Kontes Berfoto Cantik Bersama ‘Jeung EfY” kembali <a title="RHW" href="http://roseheartwriters.multiply.com/" target="_blank"><strong>ROSE HEART WRITERS</strong> </a>mengadakan Kompetisi Resensi Buku <strong>‘Especially For You’ karangan <a title="Rose Heart" href="../" target="_blank">Risa Amrikasari aka Rose Heart</a></strong> dengan misi buku meningkatkan rasa percaya diri, kualitas, dan terutama kebebasan berpikir para perempuan di Indonesia.</p>
<p><a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/efy2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-140" title="EFY2" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/efy2.jpg?w=300&#038;h=218" alt="" width="300" height="218" /></a></p>
<p>Sejalan dengan <strong>Kontes SEO</strong> yang diadakan Komunitas Blogger Bekasi yang bertajuk <a href="http://gajahpesing.net/bekasi-bersih-partisipasi-blogger" target="_blank"><strong>Blogger Bersih Partisipasi Blogger</strong></a>. Risa Amrikasari mengadakan <strong>Kontes SEO</strong> Kompetisi Resensi buku <strong>“Especially for You – A Collection of Self Motivation Articles for Tough Women Only”</strong> kali ini terbuka untuk <strong>Blogger</strong> secara umum dan tidak dipungut biaya.</p>
<p>Keyword : <strong>Kompetisi Risa Amrikasari Especially For You</strong></p>
<p>Ketentuan Kompetisi :</p>
<ul>
<li>1. Resensi buku harus sedikitnya 600 kata-kata (tidak      lebih dari 1.500 kata) dan harus dipublikasikan di blog peserta dengan      satu salinan untuk dikirim ke <a href="mailto:jeungefy@yahoo.com">jeungefy@yahoo.com</a> — menyertakan nama alamat      e-mail, nomor kontak yang bisa dihubungi serta URL blognya yang berisi      posting resensinya.</li>
<li>2. Kompetisi ini akan dilakukan melalui 2 (dua) tahap      penjurian — tahap pertama yaitu <a href="http://gajahpesing.net/bekasi-bersih-partisipasi-blogger" target="_blank">SEO Competion</a> yang      akan dimulai dari tanggal 26 Maret 2010 dan akan diakhiri pada tanggal 26      April 2010 pada <a href="http://www.google.com/">http://www.google.com</a></li>
<li>3. Dua puluh urutan SEO teratas (yang di-captured      panitia) akan dilakukan penjurian tahap kedua.</li>
<li>4. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 7 Mei 2010 dan      Keputusan Juri TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT.</li>
</ul>
<p>Hadiah Resensi :</p>
<ul>
<li>Juara      I   : Uang tunai  Rp. 2,000,000 dan  resensi akan      dipublikasikan pada buku baru Rose Heart</li>
<li>Juara      II   : Uang tunai  Rp. 1,500,000 dan  resensi akan      dipublikasikan pada buku baru Rose Heart</li>
<li>Juara      III   : Uang tunai  Rp. 1,000,000 dan  resensi akan      dipublikasikan pada buku baru Rose Heart .</li>
</ul>
<p>Pesyaratan :</p>
<p style="text-align:left;">1. Kompetisi Resensi Buku ‘<strong>Especially for You</strong>‘      tentu saja peserta harus membeli atau mempunyai buku tersebut  dengan      bukti foto pada posting anda.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/tebehbook.jpg"><img class="size-medium wp-image-139 aligncenter" title="tebehbook" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/tebehbook.jpg?w=379&#038;h=284" alt="" width="379" height="284" /></a></p>
<p>2.  Memasang banner yang <strong>kodenya khusus dari panitia</strong> (tidak boleh di-edit) sebagai bukti keikutsertaan pada Kompetisi Resensi      Buku ‘<strong>Especially for You</strong>‘ dan link harus diarahkan ke <strong><a href="../" target="_blank">Risa Amrikasari Blog</a></strong></p>
<p>3. Banner : sourcode-nya silahkan dicopy :</p>
<p>&lt;a  href=”http://amrikasari.wordpress.com” title=”The Rose Heart Book-Review  Competition”&gt;&lt;img  src=”http://gajahpesing.net/images/banner-roseheart.gif” alt=”The Rose  Heart Book-Review Competition” border=”0″&gt;&lt;/a&gt;</p>
<p>4 . Hasil Capture dari <a href="http://www.google.com/">http://www.google.com</a> akan dipublish <a href="../" target="_blank"><strong>Risa Amrikasari Blog</strong> </a>dan  <strong><a href="http://muslimah.web.id/" target="_blank">Muslimah      Blog </a></strong></p>
<p>5. Dua puluh link teratas yang berhasil masuk      nominasi, akan diserahkan ke Dewan Juri untuk dilanjutkan dengan penilaian      konten.</p>
<p>6 . Panitia berhak meninjau ulang peraturan seperti      menambah, mengurangi peraturan menyesuaikan dengan perkembangan kompetisi      lomba. Untuk hal yang ini tidak bisa diganggu gugat.</p>
<p><strong>Selamat Berkompetisi! <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=138&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/26/kontes-seo-dan-book-review-rose-heart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/efy2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">EFY2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/tebehbook.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tebehbook</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Ketika HATI Berlomba dengan JARI, Hadirkan OTAK sebagai JURI ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/26/ketika-hati-berlomba-dengan-jari-hadirkan-otak-sebagai-juri/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/26/ketika-hati-berlomba-dengan-jari-hadirkan-otak-sebagai-juri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 07:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[e-mail]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[risa amrikasari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Menulislah dengan hati&#8221; Sounds familiar ya? Suatu ketika, beberapa saat sebelum Obama terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, sebuah media cetak pernah memuat suatu artikel yang intinya mengungkapkan hasil penelitian mengenai seberapa besar kemudahan akses teknologi email melalui &#8216;Blackberry&#8217; akan membuat seseorang seperti Obama dikhawatirkan akan mengambil keputusan-keputusan penting dengan pertimbangan yang kurang matang karena pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=131&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/send-email.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-135" title="send-email" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/send-email.jpg?w=242&#038;h=161" alt="" width="242" height="161" /></a></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>&#8220;Menulislah dengan hati&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><em>Sounds familiar</em> ya? </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Suatu ketika, beberapa saat sebelum Obama terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, sebuah media cetak pernah memuat suatu artikel yang intinya mengungkapkan hasil penelitian mengenai seberapa besar kemudahan akses teknologi email melalui &#8216;Blackberry&#8217; akan membuat seseorang seperti Obama dikhawatirkan akan mengambil keputusan-keputusan penting dengan pertimbangan yang kurang matang karena pada saat itu Obama mengatakan akan tetap mengakses email-emailnya melalui Blackberry sehingga dia akan cepat ter-update akan situasi yang terjadi pada masyarakat Amerika Serikat maupun dunia. Saat itu, selesai membaca artikel, saya hanya berhenti sampai di situ saja, karena toh Obama bukan presiden Indonesia. Lagipula, seorang Obama tentunya tidak hanya akan menulis dengan hati ketika menuliskan sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaannya. Tetapi pesan bahwa kemudahan teknologi kemungkinan akan membuat seseorang kurang hati-hati dalam menanggapi sesuatu, tetap terpatri dalam ingatan saya.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Beberapa bulan lalu, kemudahan teknologi itu akhirnya sampai juga di Indonesia. Dan kemudahan untuk mendapatkan Blackberry itu membuat hampir semua kalangan menengah ke atas, mampu membelinya, entah karena barang yang dibeli adalah barang dari black market, kredit, maupun karena pergantian model yang lebih baru sehingga model lama yang feature dan kemampuannya tidak jauh dengan model terbaru juga turun harga. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Sebelum Blackberry mudah didapat, fasilitas ini biasanya pada perusahaan-perusahaan hanya diberikan pada pejabat dengan posisi tertentu yang mengharuskannya bisa mengakses email dimanapun mereka berada dan mobilitas kerjanya sangat tinggi. Keadaan itu berubah sejak terjadinya perubahan seperti yang saya sebut di atas tadi.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Tentu saja hal ini sangat menggembirakan, karena dengan demikian siapapun bisa menikmati fasilitas ini dengan mudah. Akan tetapi di sisi lain, sepertinya memang untuk hal-hal yang berhubungan dengan komunikasi tertulis, seperti e-mail perlu kedewasaan dan tanggung jawab dalam memanfaatkan fasilitas ini.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Sebuah e-mail (electronic mail), fungsinya sama dengan surat biasa. Kelebihannya adalah e-mail bisa terkirim dalam waktu cepat dan sampai kepada si penerima pesan lebih cepat daripada sebuah surat biasa. Penulisan e-mail pun terkesan tidak seformal surat biasa. Akan tetapi, e-mail sekarang ini sudah bisa menjadi barang bukti di pengadilan, oleh karenanya sudah sepatutnyalah ketika kita menulis e-mail, tetap berpegang pada prinsip-prinsip kesopanan, etika berkomunikasi, dan kesusilaan. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Sayangnya, kembali mengingat apa yang dikhawatirkan oleh media yang menulis tentang Obama saat itu, sepertinya sekarang ini semua yang diungkapkan sudah menjadi kenyataan. Bukan terhadap Obama, tapi secara umum. Untuk Obama, lagi-lagi saya tidak tahu, karena bagi saya dia hanyalah presiden Amerika Serikat, meski saya mengaguminya, tapi tetap saja saya tidak merasa harus tahu perkembangan beliau. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Tanpa bermaksud mengecilkan arti para pemilik Blackberry baru, rasanya kemudahan itu membuat sebagian orang menjadi tidak lagi bisa membedakan antara menulis SMS dengan menulis e-mail. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Yang pertama dan paling mudah dikenali adalah dari cara menulis e-mail yang banyak mempergunakan singkatan. Seringkali bahkan kita harus berpikir keras untuk menebak singkatan ini maksudnya apa ya? </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Yang kedua dari cara penyampaian sebuah pesan. Banyak pengguna fasilitas ini, yang tadinya kalau menulis e-mail harus duduk berkonsentrasi dalam menyusun kalimat-kalimat yang baik, sopan dan bagus, sekarang bisa mengetik e-mailnya dimanapun, bahkan sambil berjalan, seperti sedang mengetik SMS.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Jika e-mail tersebut hanyalah e-mail yang tidak terlalu penting, tidak akan terlalu beresiko. Akan tetapi jika e-mail tersebut dikirimkan kepada seseorang yang berhubungan dengan pekerjaan ataupun profesionalisme, maka bukan tidak mungkin akan terjadi misscommunication hanya karena penyampaiannya yang terburu-buru, tidak jelas, dan bahasa yang dipergunakan kurang berpegang pada etika berkomunikasi. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Ada 10 hal-hal mendasar dari etika berkomunikasi :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#ffff99;">Berpegang pada prinsip mencari kalimat terbaik dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Mendengarkan ketika yang lain menyampaikan pendapat;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Tidak judgemental;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;"> Bicara berdasarkan pengalaman dan perspektif pribadi, mengungkapkan pikiran, kebutuhan, dan perasaan;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;"> Berusaha mengerti orang lain dan tidak selalu merasa benar sendiri;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Hindari berbicara mengatasnamakan orang lain, umpamanya dengan mempergunakan pendapat orang lain dalam universalisasi pendapat pribadi, keyakinan, nilai-nilai dan kesimpulan yang diambil;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Mengatur batasan personal dengan hanya membagi informasi yang nyaman untuk dibagi;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Menghargai batasan personal orang lain;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Hindari memotong pembicaraan;</span></li>
<li><span style="color:#ffff99;">Pastikan bahwa semua pihak punya kesempatan untuk menyampaikan pendapat.</span></li>
</ol>
<ol></ol>
<p><span style="color:#ffff99;">10 dasar etika berkomunikasi ini memang adalah hal-hal yang ideal. Yang 100% ideal, memang butuh disiplin dan usaha yang keras untuk dapat mencapainya. Tapi setidaknya, jika tiap-tiap dari kita berusaha saja untuk menuju ke arah ideal, setidaknya akan mengurangi ketidak-nyamanan dalam berkomunikasi.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Pada kebanyakan orang yang belum menyadari bahwa sebuah e-mail seringkali berfungsi hampir sama seperti surat, biasanya tidak semaksimal mungkin mempergunakan kesempatan mengirimkan e-mail ini. Seperti mengetik sms, bahasa yang dipergunakan tidak formal dan asal bunyi. Dalam hal ini sepertinya meski telah terjadi pergeseran fungsi e-mail dari tidak dianggap formal menjadi semi formal, kemudian karena para penggunanya tidak terlalu bertanggung jawab dalam mempergunakannya, maka fungsi tadi terpaksa bergeser lagi karena kelalaian penggunanya sendiri. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Saya biasanya mendiamkan dulu pesan-pesan yang butuh pertimbangan dalam menjawabnya. Kebanyakan pengguna Blackberry yang sudah dewasa pasti akan melakukan hal yang sama dengan saya. Tapi apa jadinya ketika kita yang selalu serius menanggapi email penting kemudian menemukan kenyataan bahwa pihak lain menjadi tidak perlu berpikir masak sebelum mengetikkan pesannya untuk menjawab pesan kita? Ada ketidak-seimbangan di sini. Ada juga kesan meremehkan dan bahkan yang lebih parah, seperti tidak tahu etika. Ini bisa mengakibatkan &#8216;miss-communication&#8217; dan merusak hubungan profesional ataupun pertemanan yang terjadi. Karena pada dasarnya, serius atau tidaknya isi sebuah e-mail, tetap saja harus berpegang pada etika, moral, dan kesopanan. <strong>Akan lebih baik jika setiap orang menyadari bahwa ketika HATI beradu cepat dengan JARI, maka saat itulah kehadiran OTAK sangat diperlukan untuk menentukan pemenangnya. </strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Jangan sampai image diri menjadi berubah hanya karena jari-jari kita lebih cepat menuangkan isi hati tanpa memikirkan kembali substansi pesan yang ingin kita sampaikan. Jangan sampai orang menilai kita tidak punya etika hanya karena jari-jari kita terlalu cepat menterjemahkan isi hati daripada pikiran kita. </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><em>Disclaimer :</em></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><em>Tulisan ini hanya dibuat untuk mengajak para pembaca agar lebih berhati-hati dan selektif dalam menulis pesan ataupun sebuah e-mail, dan utamanya menjaga komunikasi agar tetap berjalan dalam koridor kesopanan tanpa ada maksud mendiskreditkan produk tertentu. </em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=131&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/26/ketika-hati-berlomba-dengan-jari-hadirkan-otak-sebagai-juri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/send-email.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">send-email</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Jatuh Bangun Aku Mencintai&#8230;. ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/18/jatuh-bangun-aku-mencintai/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/18/jatuh-bangun-aku-mencintai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 12:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[good lawyer]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[PENERBIT]]></category>
		<category><![CDATA[risa amrikasari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Judulnya seperti lagu dangdut ya? Yang mengira saya ingin bicara soal jatuh bangun seperti yang dinyanyikan oleh Kristina, maaf anda salah. Maaf juga kalau anda kecewa Saya cuma mau cerita soal pengalaman saya menjadi penerbit. Mungkin sudah banyak orang yang menulis soal pengalamannya menerbitkan buku, tapi nggak apa-apa deh, bagi saya hal ini tetap saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=114&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ccffff;">Judulnya seperti lagu dangdut ya? Yang mengira saya ingin bicara  soal jatuh bangun seperti yang dinyanyikan oleh Kristina, maaf anda  salah. Maaf juga kalau anda kecewa <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Saya cuma mau cerita soal  pengalaman saya menjadi penerbit.</span><br />
<span style="color:#ccffff;"><br />
</span><br />
<a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/4545_1157179125734_1115400333_477072_6237349_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-116" title="GL ROUNDS" src="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/4545_1157179125734_1115400333_477072_6237349_n.jpg?w=506&#038;h=462" alt="" width="506" height="462" /></a><br />
<a href="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/4545_1157179125734_1115400333_477072_6237349_n.jpg"></a><br />
<span style="color:#ccffff;">Mungkin sudah banyak orang yang menulis soal pengalamannya menerbitkan  buku, tapi nggak apa-apa deh, bagi saya hal ini tetap saja menjadi  pengalaman yang menarik dan tak terlupakan.</span><span style="color:#ccffff;">Dalam setiap talk show yang saya lakukan, selalu ada pertanyaan begini :</span></p>
<h3><span style="color:#ccffff;"><strong>&#8220;Apa saja kendala yang dialami dalam pembuatan buku GOOD LAWYER ini?&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Dan setiap kali mendengar ini saya sepertinya selalu ingin menghela  nafas bahkan tiduran sejenak! Hahaha&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Bukan apa-apa, kalau ditanya kendala, rasanya sampai berhari-hari  ceritanya nggak akan selesai. Tapi dalam setiap talk show pun tidak  mungkin menceritakan semua kendala, karena hanya akan membuat yang  mendengar jadi seperti sedang dicurhati! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Anyway, sebenarnya sih agak kurang tepat juga kalau apa yang ingin saya  share ini disebut kendala. Saya lebih suka menyebutnya sebagai  &#8216;tantangan&#8217;, karena perjalanan penerbitan buku ini benar-benar suatu  tantangan yang sangat besar! See? Belum selesai bercerita di sini saja  saya sudah ingin tiduran lagi!*hihi&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sebenarnya kalau saya hanya menjadi penulis saja, saya tidak akan begitu  mudah ingin &#8216;tiduran&#8217; setiap pertanyaan itu muncul. Tapi yang saya  lakukan justru membuat saya ingin membagi pengalaman saya dengan para  penulis lain, dan lagi-lagi, terutama para penulis baru.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Jika anda memang yakin bahwa anda adalah seorang penulis yang baik dan  karya anda ingin dapat dinikmati oleh pembaca dimanapun, maka hal yang  harus anda coba adalah menjadi penerbit dari buku anda sendiri! Sulitkah  menjadi penerbit?</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sulit!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Wih&#8230;.tentu saja sulit bagi yang malas atau belum mantap mencobanya!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sayapun tak pernah membayangkan bahwa saya akan menjadi penerbit dan  buku saya bisa dibaca oleh banyak orang. Hanya modal nekat, kreatifitas,  dan dukungan yang saya dapat dari orang-orang terdekat saya yang  membuat langkah saya tak terbendung.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Dale Carnegie mengatakan : <strong>&#8220;Most of the important things in the world  have been accomplished by people who have kept on trying when there  seemed to be no hope at all&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Saya tidak tahu siapa Dale Carnegie. Yang saya tahu kalimat  penyemangatnya bagus!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Tantangan yang pertama adalah bahwa para penulis yang menulis cerita  hukum ini bukanlah orang-orang yang berlatar belakang pendidikan hukum,  tapi mereka berani menerima tantangan saya untuk menulis cerita berlatar  belakang hukum. Butuh ekstra kerja keras untuk membuat cerita hukum,  dan kenyataannya itu sangatlah sulit! Belum lagi ketika saya harus sibuk  berdebat dengan salah satu peserta kompetisi yang sebenarnya karyanya  tidak pantas untuk di-publish tapi sudah menodong saya soal royalti! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sekarang tantangan terbesar nih, menerbitkan buku. Adakah penerbit yang  mau menerbitkan sebuah buku yang ditulis oleh para penulis baru dan  temanya bukan trend pasar?</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Tidak ada!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Kalau tidak ada, apakah saya harus berhenti? Of course not!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Dengan kebutaan yang amat sangat mengenai proses penerbitan dan segala  paketnya, perijinannya, pencetakan buku, serta pendistribusian buku,  saya mencoba menapaki semua itu. Dengan dukungan motivasi dari  teman-teman dekat saya di Rose Heart Writers, semua hal yang berhubungan  dengan &#8216;hitam&#8217;nya dunia penerbitan dan distribusi bukupun saya lalui  dengan tegar.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sebenarnya ini bukan pertama kalinya saya membuat buku. Sebelumnya saya  juga sudah pernah membuat dua buku, akan tetapi tidak menerbitkannya.  Hanya mencetak lalu membagikannya kepada kalangan terbatas.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Lalu, dimana sih letak kesulitannya? Kan sama-sama mencetak buku?</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Well, betul, memang sama-sama mencetak buku, tapi pada proses  penerbitan, yang harus kita lakukan bukan cuma mencetak, tetapi diikuti  oleh proses-proses yang lain yang tentu saja butuh perhatian khusus  untuk melakukannya.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Kalau penerbitan besar yang sudah tertata rapi manajemennya, untuk  setiap bagian ada penanggung jawabnya. Tetapi jika kita menerbitkan buku  sendiri, semua hal harus kita kerjakan sendiri juga.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Setelah mendapatkan naskah untuk dibukukan, langkah yang harus dilakukan  selanjutnya adalah mengedit, me-layout, mendesain cover, membuat dummy,  dan&#8230;.menyiapkan dana untuk mencetak bukunya, of course!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Lalu, setelah cetak apa yang harus dilakukan?</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Proses pencetakan buku itu biasanya 2 minggu. Sambil menunggu buku  selesai, saya mulai mencari distributor.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sebagai penerbit baru dan pribadi, distributor mana yang mau  mendistribusikan buku saya? Memang banyak sekali perusahaan distribusi  di Indonesia ini, tapi mencari distributor yang jujur? Perlu networking  yang sangat bagus! Salah satu distributor terkemuka malah ingin mendapat  bagian 65 persen dari hasil penjualan! Lalu di tempat lain, para &#8216;calo&#8217;  yang kebetulan adalah bagian procurement dari perusahaan distribusi itu  berusaha menjegal jika tidak ada bagian untuk mereka. Sadis? Tidak tahu  juga, tapi saya yakin uang yang didapatkan dengan memanfaatkan  kelemahan orang lain tidaklah akan membuat seseorang menjadi kaya!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Untungnya saya kemudian diperkenalkan dengan seorang perempuan baik hati  yang menjadi pimpinan dari salah satu distributor besar yang ada di  Indonesia. Pertemuan pertama kami begitu menghasilkan pembicaraan yang  sangat baik, dan kerjasama pun terjadi atas dasar niat baik dan yang  terpenting adalah trust. GOOD LAWYER bukanlah buku yang semata-mata  bersifat komersial karena di balik penerbitannya, terkandung dua misi  yang sangat besar, membantu para penulis baru dan memperkenalkan hukum  kepada masyarakat.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Apakah semudah itu saya mendapatkan distributor? Sudah pasti tidak!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Dunia penerbitan buku yang bisa saya katakan sepertinya masuk ke dalam  kategori &#8220;monopoli&#8221; memberikan begitu banyak pengalaman yang sangat  berharga buat saya. Mulai dari tertatih mencari informasi mengenai  proses pendaftaran ISBN, mencari percetakan, mencari distributor,  promosi buku, sampai ke urusan penjualan.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Ketika urusan pencarian distributor selesai, langkah selanjutnya adalah  memikirkan model promosi seperti apa yang akan saya lakukan. Target saya  saat itu memang bukan untuk benar-benar berjualan dalam arti meraup  keuntungan materi. Target saya berbeda dengan penerbit lain. Target saya  adalah membantu para penulis pemula, sekaligus menjadikan buku itu  sebagai kendaraan saya untuk bisa mendekatkan masyarakat kepada hukum.  Dengan dukungan penuh dari adik saya tersayang, Bharata dan kekasih saya  tercinta, Mas Dwiyanto, yang selalu memberikan cintanya dengan selalu  membantu saya dalam segala hal, maka jadilah saya mengadakan promosi  besar-besaran yang dianggap oleh beberapa kalangan pengamat dan pecinta  buku adalah cara yang tidak biasa. <em>Nevermind with other people  judgment about it, I moved forward with my own strategy!</em></span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Bukan tanpa kendala apapun, tapi semuanya saya anggap sebagai suatu  pelajaran yang sangat berharga.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Jika ada orang berpikir bahwa usaha menerbitkan buku selesai sampai buku  terpajang di toko buku, itu salah! Justru di situlah segala perjuangan  mulai menapaki track-nya. Kenapa saya katakan begitu?</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Karena sistem yang seperti monopoli tadi, maka tidaklah mudah bagi  penerbit kecil, apalagi yang baru memulainya seperti saya, akan bisa  bersaing dengan penerbit-penerbit lainnya. Itu sebabnya saya selalu  ingin membuat buku yang unik dan belum dibuat orang, dan tidak mengikuti  trend pasar!</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Jika kita pergi ke toko buku dan melihat begitu banyak buku yang  terpajang, apakah kita pernah berpikir bagaimana sampai buku-buku  tersebut berada di deretan &#8216;display&#8217; terbaik? Berdasarkan apa  penilaiannya hingga buku kita bisa diletakkan di tempat strategis dan  mudah dilihat orang? Apakah mereka membaca semua buku yang masuk? Tentu  saja tidak. Di situ ada lagi persaingan yang bisa dikatakan &#8216;tidak  sepenuhnya&#8217; jujur. Buku-buku yang bukan keluaran penerbit besar atau  ditulis oleh penulis terkenal, biasanya tidak akan mampu bersaing untuk  mendapatkan tempat di &#8216;floor display&#8217; apalagi di bagian &#8216;buku laris&#8217;!  Saya mendengar ada semacam permainan yang bisa diatur di situ, tapi  karena saya tidak terjun langsung dalam proses itu, saya tidak tahu  apakah itu benar atau tidak.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Pengalaman pertama pada buku GOOD LAWYER (GL), awalnya kalau bukan  karena hubungan baik distributor saya dengan pihak toko, mungkin buku  saya tidak akan bisa terpajang di floor display. Tapi dalam penerbitan  buku GL selain mendapatkan begitu banyak kesedihan, saya juga  mendapatkan banyak uluran tangan Tuhan yang selalu memberikan  &#8216;hadiah&#8217;nya setiap kali saya berhasil melewati cobaannya. Mungkin karena  misi sosial dari buku ini pula lah yang menyebabkan saya diberi  kemudahan juga dalam menerbitkannya. Meski saya harus jatuh bangun,  bahkan sampai sempat pingsan dan jatuh sakit ketika tahu bahwa 3000 buku  pertama yang saya cetak terjadi kesalahan dalam pemilihan kertas,  tetapi dukungan semangat dan kekuatan dari semua orang-orang terdekat  saya termasuk juga rekan-rekan RHW, saya mampu melewatinya dengan tabah.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Itu sebabnya ketika pada terbitan &#8216;Especially for You&#8217;, pihak toko buku  sendiri yang meminta banyak stock supaya bisa memajang buku saya di  bagian depan deretan buku baru, distributor saya begitu &#8216;excited&#8217;  menelepon saya untuk mengabarkan berita gembira itu. Menurut  distributor, pihak toko buku sangat tertarik dengan buku saya hingga  tanpa &#8216;dilobby&#8217; pun mereka meminta tambahan stock untuk dipajang di  &#8216;front display&#8217;. Sungguh sesuatu yang sangat memompa semangat saya.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Bisnis penerbitan bukan hal yang mudah. Perlu juga komitmen dan  kecintaan dalam melakukannya jika ingin berhasil. Tapi tidak ada yang  sulit jika kita mau berusaha, dan saya sudah membuktikan itu.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sebagai penerbit baru sekaligus penulis buku, saya merasa mendapatkan  begitu banyak tambahan pengetahuan dari hal-hal yang sama sekali tadinya  tidak pernah terlintas dalam pikiran saya.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Misi saya menerbitkan buku sendiri adalah terutama agar pesan-pesan yang  saya ingin sampaikan kepada masyarakat Indonesia bisa tersampaikan  tanpa terhalang oleh batasan-batasan yang dibuat oleh penerbit-penerbit  lain jika saya hanya mengirimkan naskah saja untuk menerbitkan.  Idealisme saya tidak bisa dibeli dengan 10 atau bahkan 15 persen dari  bagian saya jika saya hanya menyerahkan naskah kepada penerbit lain.  Misi saya harus bisa terlaksana. Jika anda seorang penulis yang juga  memiliki idealisme atau misi tertentu, sebaiknya anda menerbitkan  sendiri saja buku anda sehingga tidak tergantung kepada penerbit.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Sebagai penerbit pun misi dan idealisme saya sampai saat ini masih tetap  menyentuh lahan sosial. Saya tetap tidak mau mengikuti trend pasar,  apalagi menerbitkan buku sekedar mencari recehan. Apakah saya terdengar  sombong dengan mengatakan recehan? Tidak apa-apa. Tapi yang saya katakan  itu adalah sebuah kejujuran. Jika anda penulis dan berharap akan kaya  dengan hasil tulisan anda tanpa publikasi atau promosi yang  besar-besaran, saya hanya ingin mengatakan &#8211; &#8220;Congratulations, you have  entered the dream world!&#8221;.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Menerbitkan buku adalah pekerjaan berat, jika anda juga menulis buku  tersebut. Hasil materi yang anda dapat tidak akan sebanding dengan  segala kerja keras yang telah tercurah, untuk itu menjadi penulis memang  butuh tekad dan idealisme sendiri untuk tidak menjadi individu yang  &#8216;mata duitan&#8217;.</span></p>
<p><span style="color:#ccffff;">Setiap buku yang saya terbitkan lahir dari rasa cinta saya. Meski untuk  itu saya harus jatuh bangun, tak kan pernah ada yang bisa menghentikan  saya untuk meraih apa yang saya cintai&#8230;:)</span></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=114&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/18/jatuh-bangun-aku-mencintai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://amrikasari.files.wordpress.com/2010/03/4545_1157179125734_1115400333_477072_6237349_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GL ROUNDS</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Never manipulate your friends, time will tell whether you deserve the friendship or not! ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/16/never-manipulate-your-friends-time-will-tell-whether-you-deserve-the-friendship-or-not/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/16/never-manipulate-your-friends-time-will-tell-whether-you-deserve-the-friendship-or-not/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 18:07:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[*Melihat kiri kanan dan mengamati siapa saja yang sudah hadir. &#8216;Sofa sepertinya tempat ternyaman buat ngerumpi, I&#8217;ll take that!&#8217;. Duduk di sofa sambil menyeruput secangkir cappucino dan menyalakan sebatang rokok. Sebagian yang ada di situ melotot tak suka akan asap rokok. Sebuah senyum manis diberikan agar diberi pemakluman. Terima kasih atas ketulusannya menerima saya apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=110&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><em>*Melihat kiri kanan dan mengamati siapa saja yang sudah hadir.  &#8216;Sofa sepertinya tempat ternyaman buat ngerumpi, I&#8217;ll take that!&#8217;. Duduk  di sofa sambil menyeruput secangkir cappucino dan menyalakan sebatang  rokok. Sebagian yang ada di situ melotot tak suka akan asap rokok.  Sebuah senyum manis diberikan agar diberi pemakluman. Terima kasih atas  ketulusannya menerima saya apa adanya.* </em></p>
<p><strong>&#8220;So, let&#8217;s start  this discussion!&#8221;</strong></p>
<p>My dear friends,</p>
<p>Pernahkah anda  sebentar saja mengingatkan pada diri sendiri bahwa kita hanya bisa  menikmati hidup ini sekali saja? Pasti pernah!</p>
<p>Pernah jugakah  anda sekali saja memikirkan bahwa meraih sebuah kepercayaan adalah hal  yang sangat sulit? Pasti pernah!</p>
<p>Cuma sering lupa!</p>
<p>Ya, itu  masalahnya. Sering lupa. <strong>So, I&#8217;m here just to ask you to spare just 5  minutes to remember about our friendship. Jika nanti ada yang  tersinggung, saya mengerti. Anda boleh marah, dan saya akan beritahu  anda kenapa saya mengatakan itu.</strong></p>
<p>Sebagai mahluk sosial yang  setiap saat berinteraksi dengan sesama manusia, kita pasti tahu bahwa  manusia itu punya rasa dan perasaan. Semua pasti setuju bahwa masa-masa  pendekatan dengan beberapa teman terasa begitu indah di awal, tapi  sebagian orang tidak tahu bagaimana cara merawat dan menghormati  persahabatan itu. Yang tidak setuju, silahkan ajukan keberatannya  melalui pengacara saya!*tsaaah&#8230;hihi&#8230; Serius amat sih? Nyantai dunkss  kaya&#8217; di pantai&#8230;.</p>
<p>Ok, let&#8217;s continue.</p>
<p>Hidup yang cuma  sekali ini, tidakkah akan begitu sia-sia jika tidak kita jalani dengan  hati yang lapang tanpa harus berpura-pura? Bayangkan jika anda harus  bersandiwara seumur hidup anda! *kalau dibayar sih nggak apa-apa kali  ya? Toh cuma akting dan memang itu bagian dari mata pencaharian.</p>
<p><em>But  wait a second.</em> Mata pencaharian? Iya dunks. Itu para pemain film  dan sinetron, kan harus berpura-pura selama mereka berakting menjadi  orang lain ketika mereka bekerja.</p>
<p>Kalau pekerjaan kita memang  seorang aktor atau aktris ya wajar saja berakting, dalam pekerjaan lho,  dan itu hampir setiap saat mereka harus menjadi orang lain karena  pekerjaannya mungkin hampir separuh hidupnya. Tapi kalau yang bukan  aktor atau aktris selalu bersandiwara dan menjadi orang lain setiap saat  dalam hidup kita termasuk kepada orang-orang terdekat kita, bagaimana  ya rasanya?</p>
<p><em>*asap rokok mengepul di ruangan, beberapa orang  kembali pasang wajah kecut, but what can they do, I haven’t finished my  talk*</em></p>
<p>Para psikolog sering menyebut orang-orang ini sebagai  pribadi ganda. Mereka bisa berubah-ubah sikap seperti bunglon. Bicaranya  selalu berbeda di sana-sini.</p>
<p>Mari kita sama-sama renungkan lagi.  Enak nggak sih kalau kita seharian berbohong dan menipu banyak orang  dengan kepura-puraan kita? Ketika malam datang dan kesendirian  menghampiri, sebelum tidur, tidakkah banyak sekali beban yang tak  sanggup terangkat sebelum mata tertutup sejenak?</p>
<p>Sebagian kecil  mungkin terangkat. Sebagian besar tidak. Ketika pagi datang, sandiwara  baru dilanjutkan. Bagi yang sudah mahir ‘menyamar’ dia hanya akan  sedikit terpeleset ketika melanjutkan kebohongannya. Bagi yang belum  mahir, kebohongannya akan membuat orang ‘ternganga’ ketika informasi  yang mengalir dari mulutnya berbeda, tapi tak tega untuk menegur. Yah,  memang masyarakat kita sangat santun, kata para pengamat di TV,  masyarakat kita sangat ‘permissive’ artinya banyak memberi toleransi  kepada perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan, jadi ya  biasanya kalau ada yang berbohong, hanya menggumam dalam hati.</p>
<p>Itu  sebabnya jika saya menemukan orang yang berbohong, kemudian orang  tersebut saya tegur <strong>“ah, bohong loe”</strong>, orang tersebut akan lebih  marah kepada saya. Padahal harusnya yang marah kan saya, karena saya  yang dibohongi. Tapi biasanya orang yang sedang berbohong menjadi malu  ketika tertangkap kebohongannya, dan bukannya dengan berani mengakui,  malah menjadi marah.</p>
<p>Sekarang saya tanya kepada anda. <strong>Apakah  anda mau berteman dengan orang seperti itu? Atau memang anda orang yang  seperti itu?</strong></p>
<p>Pertanyaan pertama akan dijawab : <strong>“Tentu saja  tidak, kan saya minum combantrin!”</strong><em> *oops salah ya? Hihihi… </em>Pasti  nggak mau kan punya teman seperti itu?</p>
<p>Pertanyaan kedua juga  akan dijawab : <strong>“Tentu saja tidak. Saya orang yang suka berterus  terang dan apa adanya!”</strong></p>
<p>Pertanyaan kedua ini mengandung dua  arti.<br />
1. Dia mengatakan yang sebenarnya.<br />
2. Dia sedang menipu  dirinya sendiri dan orang lain, dengan kata lain “HIDUP BOHONG!”</p>
<p>Sekali  lagi saya ingin mengajak anda untuk merenungkan dan membongkar isi  pikiran terdalam anda, <strong>“Tidak kah kita lelah jika harus bersandiwara  sepanjang hidup kita hanya untuk membuat semua orang kagum dan senang  berdekatan dengan kita tanpa kita sendiri peduli apakah kita nyaman atau  tidak?”</strong></p>
<p>Jawabannya tentu terpulang pada masing-masing  pribadi.</p>
<p>Jangan pernah merasa bahwa teman adalah seseorang yang  harus memberikan seluruh fasilitas kepada anda. Jika anda berteman,  justru anda harus saling membantu dan mendukung, bukan menggerogoti  orang yang anda sebut sebagai &#8220;teman&#8221; atau bahkan lebih parahnya lagi  &#8220;sahabat&#8217;. Betapa memuakkan ketika seseorang berkata kepada anda bahwa  ia adalah sahabat terbaik anda tapi anda tak pernah tahu apa sebenarnya  maksud orang tersebut ingin berada di dekat anda. Buang jauh-jauh  pikiran bahwa menipu diri sendiri itu adalah lebih baik karena tidak  akan ada orang yang tahu. Itu salah! Teman atau sahabat adalah orang  yang akan menerima kita apa adanya, dan siap menahan kita dari bawah  ketika kita jatuh. Jika saja semua orang berpikir seperti itu, mungkin  kamuflase dalam berteman tidak akan lagi begitu marak.</p>
<p><strong>&#8220;For  me, it takes strength to feel a friend&#8217;s pain. It takes courage to feel  my own pain. Never manipulate your friends, time will tell whether you  deserve the friendship or not.&#8221;</strong></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=110&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/16/never-manipulate-your-friends-time-will-tell-whether-you-deserve-the-friendship-or-not/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: My Personal Corner of Sarasehan Blogger 2010 ::</title>
		<link>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/07/my-personal-corner-of-sarasehan-blogger-2010/</link>
		<comments>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/07/my-personal-corner-of-sarasehan-blogger-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 14:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Risa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Amprokan Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[amrikasari]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[risa]]></category>
		<category><![CDATA[risa amrikasari]]></category>
		<category><![CDATA[Talk Show]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amrikasari.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai salah satu pengisi acara dalam Sarasehan Amprokan Blogger 2010, dan sebagai Blogger, tentu saja saya juga ingin menulis kesan-kesan saya terhadap acara yang saya ikuti tadi malam. Meski Pak Walikota menjanjikan ada hadiah bagi pembuat reportase terbaik, tapi catatan ini bukan sebagai salah satu peserta lomba tentu saja. Ketika saya mendapat undangan dari Mbak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=101&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ffff99;">Sebagai salah satu pengisi acara dalam Sarasehan Amprokan Blogger 2010, dan sebagai Blogger, tentu saja saya juga ingin menulis kesan-kesan saya terhadap acara yang saya ikuti tadi malam. Meski Pak Walikota menjanjikan ada hadiah bagi pembuat reportase terbaik, tapi catatan ini bukan sebagai salah satu peserta lomba tentu saja.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Ketika saya mendapat undangan dari Mbak Ajeng untuk mengisi acara talk show, saya sempat menanyakan beberapa kali mengenai fiksasi dari acara dan topik yang akan dibicarakan dalam talk show. Bukan apa-apa, saya terbiasa profesional dalam segala hal, dan jika saya harus menghadiri suatu talk show, maka yang akan hadir bukan hanya saya tetapi &#8216;team Rose Heart Writers&#8217;. Team Rose Heart Writers (RHW)terdiri dari anggota komunitas RHW yang membantu saya dalam menangani souvenir, gift, fotografer, dan publikasi. Oleh karenanya ketika saya melihat perubahan acara dimana saya dan Jane masuk dalam sesi 1 jam yang digabung dengan Enda, saya sempat berpikir akan terlalu banyak persiapan yang harus saya lakukan dan jika slot waktu yang diberikan hanya beberapa menit, itu tidak akan seimbang dengan persiapan saya.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Mbak Ajeng kemudian merapatkan dengan panitia hingga akhirnya slot saya dan Jane dibuat terpisah untuk 1 jam. Saat itulah saya menyetujui untuk hadir.  Komitmen dibuat. Saya akan hadir bersama Jane. Kehadiran Jane sebagai salah satu artis yang juga blogger memang salah satu sumbangan saya untuk acara ini sesuai dengan permintaan Mbak Ajeng. Aktifitas saya yang padat dan keberadaan Jane yang kebetulan juga adalah salah satu anggota RHW dengan  schedule ketat, menjadikan kepastian atas slot waktu yang pasti sangatlah penting. Oleh karenanya saya harus memastikan itu sebelum membuat komitmen apapun.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Pukul 19.15 saya sudah tiba di lokasi. Saya bahkan sempat sedikit tegang karena perjalanan ke Bekasi dari tempat tinggal saya sangat jauh. Belum lagi hujan yang begitu deras dengan halilintar yang mengiringinya. Bagi pendatang yang di luar Bekasi, memang perlu perjuangan berat untuk bisa tiba di lokasi. Tiba di sana acara belum dimulai, dan memang semua yang sudah direncanakan dengan rapi pun tak selalu berjalan mulus jika masih ada kendala yang berhubungan dengan kondisi di luar kendali manusia, seperti hujan dan kemacetan yang sepertinya sudah menjadi pasangan jiwa.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Acara baru benar-benar dimulai sekitar lewat pukul 20.00 WIB setelah walikota datang. Protokoler Pemda seketika juga merubah susunan acara. Saya mendengar panitia dan protokoler Pemda berdiskusi atau lebih tepatnya pihak Pemda menginstruksikan agar setiap pembicara hanya diberi waktu 10 menit dengan alasan keesokan harinya masih ada acara dan mereka harus selesai secepatnya.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Saya juga mendengar pihak panitia berusaha menjelaskan bahwa ada acara talk show yang tidak dapat dipotong menjadi hanya 10 menit, tetapi pihak Pemda bersikukuh bahwa jatah setiap pembicara hanya 10 menit!</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Sebenarnya jika saja saya tak menghargai usaha rekan-rekan sesama blogger yang menjadi panitia, saat itu juga saya bisa tiba-tiba berbalik badan, membatalkan acara saya dan meninggalkan tempat. Tapi ini bukan kesalahan panitia, di bawah instruksi Pemda, mereka harus mengikuti alur birokrasi yang ada. Sejujurnya, saya merasa, jika kita berurusan dengan pihak pemerintah, seolah-olah ada &#8216;perintah&#8217; yang harus dituruti tanpa mempedulikan aspek-aspek lain di luar kepentingan pihak mereka sendiri.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Pihak panitia sampai beberapa kali meminta maaf pada saya atas perubahan itu, dan karena saat itu saya juga masih menunggu Jane yang juga terhalang kendala hujan dan pesawat delay, maka saya tetap bersabar menunggu giliran saya untuk bicara. Tapi saya tetap berpikir waktu 10 menit adalah waktu yang sangat &#8216;basa-basi&#8217;. Pihak panitia telah berusaha meyakinkan bahwa puncak acara adalah talk show saya karena di moment itulah para blogger diharapkan bisa saling curhat dan berdiskusi mengenai dunia blogging dan penulisan. I mean &#8216;what can we say in 10 minutes&#8217;? Itu bukan talk show! Setidaknya 1 jam adalah waktu yang paling minim untuk sebuah talk show dan ini bukan pertama kalinya saya mendapat undangan ataupun mengadakan talk show! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Tetapi rupanya sajian musik yang &#8216;ala kadarnya&#8217; lebih menarik untuk ditampilkan. Penampilan band-band berprestasi dari Bekasi menurut saya adalah hal yang baik dalam mendukung kreatifitas. Tetapi ada hiburan juga yang artisnya sudah ada di sana, hingga acara talk show harus digeser lebih malam lagi dan itu justru membuat usaha Jane untuk &#8216;ngotot&#8217; datang meski sudah saya &#8216;usir&#8217; untuk pulang saja ketika masih di perjalanan &#8212; tak sia-sia. Tetapi saya jadi berpikir lagi, kenapa saya mesti datang jam 7? Harusnya saya datang jam 10 saja! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Sesi lagu yang diisi oleh Jelly Tobing cukup menghibur. Tetapi saya tetap bisa merasakan ada suatu hambatan emosional yang dialami oleh para blogger. Sepertinya mereka jenuh dengan lagu-lagu yang sudah dipersembahkan sejak awal acara dan ketika ada kesempatan untuk joget pun mereka harus tetap &#8216;jaim&#8217; karena biar bagaimanapun di depan walikota gitu loh! Para Blogger seperti sedang meng-entertain jajaran Pemda dengan disuruh menonton walikota dan sekda bernyanyi! *lol &#8212; Kenapa bukan BLOGGER saja yang diberi kesempatan bernyanyi kalau acaranya Sarasehan Blogger?<br />
</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Iyet Bustami tampil setelah itu. Meski bersuara bagus dengan salah satu lagunya yang terkenal, tapi lagunya tidak terlalu membawa keceriaan. Beberapa bergoyang dari tempatnya menonton tapi tak begitu tertarik untuk maju ke depan panggung dan berjoget. Sungguh bagi saya itu suasana hiburan yang sangat kaku! Kegembiraan itu ekspresi. Keceriaan dan suka cita itu ekspresi. Jika ekspresi itu tak muncul, apakah itu bisa dinamakan hiburan? Entahlah, saya lebih memilih untuk berteman dengan rokok dan blackberry saya di luar area sambil menunggu Jane yang sempat &#8216;tersasar&#8217; dan sudah hampir sampai.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Saya baru bisa merasakan suasana &#8216;hidup&#8217; pada saat talk show. Ketika acara talk show dimulai, dengan gaya kocaknya, Mas Eko Sutrisno memang piawai menjadi moderator. Meski jam sudah menunjukkan pukul 22.30, para blogger yang masih setia di lokasi, begitu antusias mengikuti acara talk show kami. Saya, sebagai blogger, tentu sangat memahami perasaan kami, para blogger. Kami adalah jiwa yang bebas, yang seringkali tak tahan dengan alur birokrasi, bahkan lebih sering meng-kritisi segala hal melalui tulisan-tulisan blog kami. Ketika acara talk show berlangsung, rombongan tamu VIP meninggalkan lokasi dan finally we &#8211; blogger &#8211; could have our real moment. Moment untuk menjadi diri sendiri dan kembali bebas berekspresi dalam bertukar cerita, berdiskusi, sambil melontarkan komentar-komentar konyol yang makin memeriahkan talk show. Jika sebelumnya mereka hanya diminta menonton penampilan di panggung dan asyik berkutat dengan laptop masing-masing, kali ini mereka merasa terlibat langsung dan kembali menjelma menjadi diri mereka sendiri.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Talk show selesai hampir tengah malam. Mas Eko &#8212; sang moderator &#8212; menamainya &#8216;Midnight Talk Show&#8217;. Walikota menyempatkan diri untuk berbagi sepatah dua patah kata dengan para blogger di akhir talk show sambil menagih janji para blogger &#8212; membuat reportase acara ulang tahun Bekasi melalui acara Amprokan Blogger. Bahkan walikota menjanjikan hadiah bagi yang menulis reportase. Sayangnya, saat beliau bicara di talk show, belum ada satupun blogger yang menulis reportase, padahal sedari tadi banyak yang tak lepas dari laptop dan koneksi internet mereka. Sebuah cara yang cerdas untuk mempromosikan kota Bekasi melalui para blogger karena blogger memang memiliki kekuatan yang dahsyat di dunia maya dan teknologi bukan lagi penghalang untuk menunjukkan kedahsyatan itu. Fasilitasi ini harus dibayar dengan publikasi &#8212; itu kesan saya pribadi &#8212; dan tak ada yang salah dengan itu. Sebuah kerjasama yang mutualis. Blogger mendapat kesempatan melakukan kegiatan yang bermanfaat dan sebagai gantinya Blogger harus mempromosikan kota Bekasi.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Saya tak tahu apakah ada dari para blogger yang menulis tentang ini. Tapi inilah kesan yang saya dapat. Bagaimanapun cara pemda Bekasi merangkul para blogger adalah hal yang sangat patut dicontoh, tapi setidaknya berilah kebebasan untuk tetap mandiri dalam mengelola acara hingga tak setiap hal yang berhubungan dengan pemerintah harus tunduk pada birokrasi yang tak perlu.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Satu hal yang saya kurang sependapat yang dapat saya catat dari sambutan Enda yang mengatakan -  &#8216;akhirnya rumah walikota jadi rumah rakyat&#8217;. Ada atau tidaknya acara untuk Blogger di sana, Rumah DINAS Walikota tetap rumah rakyat &#8212; bukan rumah walikota. Rumah DINAS Walikota dibiayai oleh rakyat, diambil dari uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat, dan rakyat menyediakan itu bagi pemimpin yang dianggap pantas bagi rakyatnya. Jadi, rumah itu memang rumah rakyat, bukan rumah walikota <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> *entahlah, saya terlalu tajam untuk membedakan mana asset negara mana asset pribadi karena pajak yang saya bayar harus benar-benar terasa manfaatnya bagi rakyat banyak. Jadi, soal pemilihan kata RUMAH DINAS dan RUMAH saja bisa memiliki arti yang mendalam bagi saya pribadi.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia, Mbak Ajeng, Mas Eko, Bang Amril, Mbak Anggie, dan semua blogger yang telah hadir pada acara talk show kita. YOU DID  A SUPER JOB! Juga tak lupa kepada Pemda dan Walikota Bekasi yang telah mendukung terselenggaranya pertemuan akbar para blogger seluruh Indonesia di tahun 2010 ini.</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Perjuangan masih panjang, tetap semangat menulis di blog meski tak ada event apapun, dan bagilah ilmu sebanyak-banyaknya melalui blog dan tulisan-tulisan kita, tentu saja tetap dalam koridor etika dan tanpa melanggar hak-hak orang lain. Selamat berkarya dan Dirgahayu Kota Bekasi yang ke 13!</span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"> <em>&#8220;Kejujuran dan kebebasan berekspresi dalam menulis tanpa melanggar hak orang lain &#8212; tak dapat dibeli &#8212; apalagi jika yang menulis adalah seorang Blogger. Pada dasarnya jiwa blogger adalah jiwa yg bebas &#8212; punya &#8216;senjata&#8217; yang sangat dahsyat untuk menguasai dunia maya &#8212; dan tak ada mata uang manapun yang mampu &#8216;membeli&#8217; bahkan untuk satu JIWA pun.&#8221;</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/amrikasari.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/amrikasari.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=amrikasari.wordpress.com&amp;blog=3828385&amp;post=101&amp;subd=amrikasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://amrikasari.wordpress.com/2010/03/07/my-personal-corner-of-sarasehan-blogger-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/15735bcce29e8f7a41053a3e874dade0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amrikasari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
