“Bicara Buku Bicara” – The Best TV Show for Book Lovers, Writers, and Readers!

TVRI sebagai televisi milik negara memang lengkap dengan muatan acara yang mengedukasi publik. Sayangnya, masyarakat lebih suka menonton yang gemerlap dan refreshing sehingga TVRI menjadi terkesan TV yang sangat serius.

TV swasta tidak ada yang memiliki acara khusus untuk bicara soal buku. Padahal buku katanya jendela ilmu, tapi mungkin bagi TV swasta, jendelanya sudah melalui film dan lagu, jadi buku dirasa tidak penting lagi. Hanya ada satu TV swasta yang masih menayangkan bincang-bincang soal buku, itupun slot waktunya pendek sekali.

Orang-orang mungkin akan lebih suka menonton bincang-bincang di TV swasta itu daripada menonton di TVRI karena selain buku, ada menu lain yang terhidang, padahal kalau mau jujur, untuk slot yang sesempit di acara TV swasta itu, tidak akan cukup untuk menyampaikan misi ataupun resensi berarti dari buku yang ditampilkan.

Berbeda dengan acara bincang-bincang buku di TVRI yang memberikan slot banyak bagi penulis buku untuk menyampaikan visi, misi, dan target diterbitkannya buku. Sebagai seseorang yang pernah diundang ke studio TVRI untuk mengisi acara ‘Bicara Buku Bicara’, saya justru melihat, sebenarnya inilah acara yang paling pas buat para penulis menyampaikan pikirannya secara live di TV kepada para penonton. Bagi para pecinta buku dan bacaan, justru acara inilah yang paling tepat bagi mereka untuk mengeksplorasi buku yang mereka inginkan atau sekedar mencari referensi buku yang bagus karena di acara inilah para pembaca diberi kesempatan mendengar dan melihat langsung dari penulisnya.

Pembawa acara yang menyenangkan dan tahu betul bagaimana mengupas sebuah buku, juga merupakan daya tarik tersendiri bagi acara tersebut. Bapak Damas B. Mulyono adalah nama produser sekaligus presenter acara tersebut. Jika anda seorang penulis ataupun pecinta buku, anda akan menemukan sosok yang sangat akomodatif dan komunikatif untuk berbagi cerita mengenai buku!

TVRI adalah TV tertua di Indonesia, tapi jangkauannya justru luas karena menjangkau seluruh pelosok tanah air. Ok lah para penulis mencari TV yang penontonnya banyak supaya bukunya makin dikenal orang. Tapi menurut saya, jika saja SETIAP PENULIS yang bukunya pernah masuk di acara ‘Bicara Buku Bicara’ TVRI ikut menjadi duta TVRI untuk menuliskan dan menyebarkannya melalui blog pribadi mereka, maka acara ini akan makin dikenal secara meluas dan selalu ditunggu oleh para penulis dan pecinta buku di seluruh tanah air! Dan inilah yang sedang saya lakukan sekarang! ;)

*ditulis di sela-sela Conference di Bali, sambil makan siang, 15 April 2009*

~ by Risa on April 18, 2009.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.